Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Paling Praktis Merencanakan Dana Pensiun, Asuransi Saja!

Hi, Sobat Blogger!

Pernahkah membayangkan bagaimana keadaan Anda saat pensiun nanti? Apakah sudah percaya diri menghadapi masa-masa tersebut? Sudahkah mulai memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bakal dihadapi?

asuransi dana pensiun
Foto : Pixabay
Entah, itu  sebagai seorang karyawan atau pekerja mandiri, kita semua akan menghadapi waktu dimana kita mengalami masa penurunan produktivitas secara perlahan. Faktor utamanya, tentu saja usia yang bertambah.

Lalu, apa artinya ini? Bagi seorang karyawan, dia harus keluar atau pensiun dari tempatnya bekerja dan bagi pekerja mandiri, waktu untuk menjalankan usahanya berkurang atau bahkan berhenti sama sekali. Tentu saja, Ini berpengaruh pada penurunan pendapatan aktif.

Disisi lain, meskipun gaya hidup lebih sederhana di usia tersebut, sebenarnya biaya hidup cenderung tetap atau malah meningkat. Kenapa? Faktor barang-barang kebutuhan hidup yang cenderung meningkat dan kesehatan. Di usia-usia tersebut, lebih mudah terserang penyakit, karena daya tahan tubuh sudah mulai melemah, atau juga akumulasi gaya hidup dimasa muda yang cenderung mengabaikan kesehatan diri. Akibatnya, panen penyakit di usia tua.

Masa pensiun yang seharusnya dinikmati dengan tenang, melakukan berbagai hobi yang tertunda dan kebebasan lainnya, tidak bisa dinikmati secara maksimal. Karena penurunan penghasilan dan biaya kebutuhan hidup yang tetap bahkan cenderung meningkat.

Tahukah Anda? Sebuah survei melaporkan, 49% pensiunan yang kemudian menggantungkan hidup kepada orang lain, 29% meninggal saat pensiun, 12% alami kebangkrutan, 5% tetap bekerja, 4% mampu mandiri, dan hanya 1% yang kaya saat pensiun. 

Berdasarkan fakta-fakta di atas, bagaimana caranya agar bisa menikmati masa pensiun yang nyaman dan damai? Jawabannya ada dalam pepatah lama "Sedia payung sebelum hujan". Membuat perencanaan atau persiapan diawal untuk mengantisipasi keadaan tersebut. Persiapan ini akan semakin baik jika dilakukan sedini mungkin. 
Sedia payung sebelum hujan
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan masa pensiun yang akan datang. Salah satu cara yang paling praktis dengan Asuransi. Mengapa asuransi? Asuransi pada dasarnya, bertujuan melindungi nasabahnya dari segi ekonomi yakni pengeluaran tidak terduga yang bahkan terjadi ketika tidak lagi bekerja atau masuk dalam masa pensiun.

Cara Paling Praktis Merencanakan Dana Pensiun, Asuransi Saja!

Jadi, kira-kira produk asuransi yang mana yang cocok untuk menanggulangi masa pensiun? Jawabannya, asuransi yang memiliki produk untuk pengelolaan dana pensiun. Contohnya, produk Asuransi Retirement Life Plan dari Sequis.

Sequis membantu menyiapkan masa pensiun dengan Asuransi Retirement Life Plan yang memiliki manfaat Uang Pertanggungan bagi Tertanggung dan keluarga berdasarkan plan yang dipilih.

Keunggulan

  • Uang Pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia sebelum usia pensiun atau sesudah usia pensiun (berdasarkan plan yang dipilih)
  • Death Terminal Bonus* akan dibayarkan sampai dengan 100% UP (sesuai dengan tabel perhitungan Tahun Polis pada saat kejadian meninggal dunia)
  • Manfaat pensiun 100% dari UP akan dibayarkan apabila Tertanggung bertahan hidup pada usia akhir tahun Polis (berdasarkan plan yang diambil)
  • Manfaat Jatuh Tempo akan dibayarkan yaitu 100% dari UP apabila Tertanggung mencapai usia 100 tahun ditambah Maturity Terminal Bonus** hingga 100% dari UP
  • Dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan (Rider)
  • Memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah, yaitu:
    • Nilai Tunai
    • Masa Keleluasaan
    • Pinjaman Polis Otomatis
    • Pemulihan Polis
    • Polis Bebas Premi
    • Uang Pertanggungan Berkurang
    • Pinjaman Polis
    • Perpanjangan Masa Pertanggungan Asuransi
    • Perubahan Uang Pertanggungan
    • Masa Mempelajari Polis Perubahan Metode Pembayaran Premi

* Bonus yang dibayarkan Penanggung kepada Ahli Waris hanya ketika Tertanggung meninggal dunia
** Bonus yang dibayarkan Penanggung kepada Pemegang Polis hanya jika Tertanggung hidup ketika Masa Pertanggungan Asuransi berakhir.

Usia yang menua memang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu seharusnya dilakukan persiapan sejak dini untuk menghadapi masa pensiun. Semakin cepat Anda menyiapkan masa pensiun, semakin nyaman hidup Anda nanti.

28 komentar untuk "Cara Paling Praktis Merencanakan Dana Pensiun, Asuransi Saja!"

  1. Setuju, Mbak. Cita-cita aku banget, nih. Berdaya di hari tua. Sebisa mungkin masa tua kita dijalani dengan plong tanpa beban, dan tanpa pusing lagi dengan tetek bengek biaya hidup.

    BalasHapus
  2. Bener banget mba, masa pemsiun harus dipilirkan sejak dini. Jadi pas besok udah pensiun beneran, gak kelabakan lagi.

    BalasHapus
  3. Masa pensiun, datanya memang benar sih. Kebanyakan yang yuni liat memang begitu. Bergantung pada orang lain setelah pensiun. Hanya sedikit yang benar-benar kaya dan mandiri. Hehehe

    BalasHapus
  4. Bener mba. Mending sedia paying sebelum hujan ya. Semoga kita dilapangkan rezekinya dan ada dana nabung uang lewat asuransi ini. Biaf kita nggak ketar ketir di masa tua kita ya

    BalasHapus
  5. Bener banget mba, penting banget loh ini asuransi utk dana pensiun. Cita-citaku tuh kalo udah tua tetap bermartabat dengan punya dana yang mumpuni utk hari tua, jadi nggak nyusahin anak cucu.

    BalasHapus
  6. Pasti semua orang pengen ketika udah usia pensiun kelak gak ngerepotin orang lain.

    Dengan punya dana pensiun ini salah satu cara juga nih. Dan sejaj dini harus segera direncanakan.

    BalasHapus
  7. Bener bnget masa tua klu ada asuransi dana pensiun jd lbh tenang ya mba. Thx info detilnya...

    BalasHapus
  8. Insya Allah, saya pensiun jadi ASN tahun 2024, artinya masih ada waktu buat persiapkan menanti masa itu. Ahaaii semoga saat pensiun saya tidak bergantung pada orang lain, apalagi sampai bangkrut. Huu ... jangaaan

    BalasHapus
  9. Baca ini jadi deg degan. Emang harus menyiapkan masa depan ya biar masa tua bisa dijalani dengan penuh ketenangan.

    BalasHapus
  10. 1 persen sajanyang kaya saat pensiun... semoga dengan program asuransi yang ada... angka ini dapat ditingkatkan

    BalasHapus
  11. Wah, hanya 1% yg kaya saat pensiun. Aku pengen tuuh masuk ke golongan 1%. Semoga semakin banyak pensiunan yg mandiri finansial yah...

    BalasHapus
  12. Kalau udah pensiun tapi Masih luntang-lantung akibat cashless kok sedih ya. That's why butuh asuransi dana pensiun. Makasih udah share.

    BalasHapus
  13. Umur manusia adalah batasan untuk sesuatu, butuh bekal persiapan matang dan terencana seperti asuransi pensiun ini. Masyarakat harus diajak mengenal dan memahami produk asuransi Sequislife sebagai pelindung sekaligus payung sebelum hujan..

    BalasHapus
  14. Sadar pentingnya asuransi karena berteman dengan para agen asuransi. Hehe, ternyata memang penting ya

    BalasHapus
  15. Asuransi salah satu cara yang efesien dalam merencanakan hari tua. Semoga rezekinya lancar terus jadi ga perlu menggantungkan hidup sama anak cucu heheh

    BalasHapus
  16. Semua kita pasti akan tua ya,, nah saat tua, lemah dan tak berdaya gak memungkinkan lagi buat kerja bagai kuda seperti di usia muda. Menyiapkan asuransi spt yg dituliskan kak yanti bs menjadi salah satu persiapannya.

    BalasHapus
  17. banyak ya ternyata keunggulan dari asuransi masa tua ini. semoga kita semua termasuk ke dalam 1% yang disebutkan diatas Amiin.

    BalasHapus
  18. alhamdulillah aku udah mempersiapkan dana pensiun ini baru2san ini mbak,,, jaga2 aja hehe

    BalasHapus
  19. Memikirkan masa pensiun memang sempat terbesit di kepala. Bahkan banyak artikel yang menekankan pentingnya perencanaan masa pensiun agar bahagia. Sayangnya sedikit sekali yang memberikan kiat-kiat membagi gaji dari rate kecil, menengah, hingga besar, untuk bisa menyisihkan dana yang disiapkan kelak pensiun nanti. Kendala warga Indonesia kayaknya seragam, memilah pemasukan ke pos-pos penting secara tepat.

    BalasHapus
  20. 49% pensiunan kemudian menggantungkan hidup kepada orang lain. Ini benar banget sebab saya sendiri termasuk sandwich generation yg membiayai hidup orang tua di hari tua. Saya anggap ini bakti kepada beliau. Meski demikian, saya pribadi tak ingin melakukan hal sama terhadap anak2 saya sebab secara kualitas pendidikan, penghasilan, generasi milenial lebih baik. Oleh sebab itu penting untuk membangun kesadaran berasuransi sedari sekarang.

    BalasHapus
  21. Dengan banyaknya kekurangan, saya sendiri belum siap menghadapi masa tua. Karena belum adanya dana pensiun yang bisa mensejahterakan diusia lansia.

    BalasHapus
  22. Kalau aku sih jujur belum percaya diri menghadapi masa-masa usia pensiun mbak. Dan dana pensiun memang harus disiapkan sejak dini supaya nanti lebih tenang menjalani kehidupan. Wah, seneng deh Sequis Life punya Asuransi Retirement Life Plan. Asuransi khusus dana pensiun. Mana keuntungan yang bisa didapatkan banyak pula. Aku jadi tambah penasaran mau mencari tahu lebih lanjut soal produknya. Makasih infonya mba :)

    BalasHapus
  23. Secara konsep, pensiun masuk social security system yang harusnya dipikirkan konsepnya oleh Pemerintah, bukan cuma buat pns tapi juga swasta. Di Jerman bagus konsepnya, LNBB kayak asurani menjadi partner pemerintah dlm konsep. Semoga sequis life nanti masuk dlm konsep tsb.

    BalasHapus
  24. Dana pensiun itu PENTING.
    Alhamdulillah kantor aku udah meyiapkan dana pensiun sejak awal kami diterima kerja. Pdahal kami tu bukan ASN lho. Insya Allah nanti saat pensiun, kami tidak akan merepotkan anak cucu, karena kebutuhan dasar akan terpenuhi.

    Tentu saja, sangat esensial untuk memulai bisnis kecil2an yang menghasilkan rutin, syukur2 punya passive income, sehingga lebih tenang saat memasuki masa pensiun.

    BalasHapus
  25. Menyiapkan dana pensiun itu memang penting sekali ya. Kalaulah tidak dengan tabungan, bisa dengan asuransi. Jadi memang harus dipersiapkan ya. Tapi kalau ASN enak, dapat pensiunan.

    BalasHapus
  26. Duh, baca beberapa artikel tentang asuransi dana pensiun semakin bikin aku sadar kudu mulai bebenah nih biar nanti bisa menikmati hidup pensiun dengan indah dan kaya raya

    BalasHapus
  27. hmm.. dana pensiun ya? kata suami.. asuransi paling baik ya kepada Allah SWT. :) tapi bukan berarti kita ga mikirin hari tua yaa.. dana pensiun kita ada pada aset2 yang sedang berusaha dikumpulin :)

    BalasHapus
  28. Baru beberapa hari yang lalu nih ngobrol bareng seorang teman mengenai cita-cita saya sebagai orangtua saat anak-anak beranjak dewasa. Tetap menjadi orangtua yang mandiri finansial. Nggak kepengen membebani mereka nantinya. Diikhtiarkan lah lewat asuransi retirement ini.

    BalasHapus

Berlangganan via Email