Widget HTML Atas

Dukung Program Langit biru dengan Menggunakan BBM Ramah Lingkungan, Yuk!

 Dukung Program Langit biru dengan Menggunakan BBM Ramah Lingkungan, Yuk!

"Ibu, kenapa langit biru?" Ujar polos  dari mulut mungil Ananda. Gadis kecil putri semata wayang Bu Anindi. Dia menunjuk langit yang tinggi dan menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu.

Kenapa langit biru

"Itu tandanya, udara yang kamu hirup melalui hidungmu bagus sayang?" Jawab Bu Anindi sederhana, mengingat putrinya masih 3,5 tahun.

"Memangnya, ada udara tidak bagus Bu?" Tanyanya lagi dengan suara cadelnya khas anak-anak.

Bu Anindi menghela nafas dan bergumam dalam hati, Nak, seandainya kamu tahu di tempat lain teman-temanmu banyak yang harus menggunakan masker, sakit ISPA, tidak bisa sekolah dan bermain bebas di luar rumah menikmati indahnya langit biru akibat pencemaran udara yang terjadi. Tinggal menunggu waktu jika tidak ada tindakan pencegahan maka kita hal-hal itu tinggal kenangan dan impian.

Langit Biru, Sebatas Impian Kah?

Melewati hari dengan cuaca cerah, jarak pandang yang jelas dan udara yang sehat harapan setiap orang. Apa buktinya? 

Terlepas polemik yang terjadi dari sebuah foto yang diunggah di media sosial beberapa waktu lalu, dimana menampilkan pemandangan Gunung Gede Pangrango yang dapat terlihat jelas dari Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Foto itu langsung viral dan menjadi pembahasan publik. Kenapa? Entah, benar atau cuma editan, tapi yang menarik respon masyarakat menunjukkan adanya perhatian terhadap kondisi udara saat ini.

Atau, postingan Maia Estianty di akun Instagramnya tentang foto langit biru Jakarta dari balik jendela apartemennya. Dengan jelas, beliau mengungkapkan kegembiraannya sekaligus kegundahan atas langit yang biru dan kemungkinan akan tetap sama di tahun depan atau menjadi abu-abu kembali?

Kalau begitu, kenapa langit biru hanya sebatas harapan? Bagaimana mewujudkannya? Apa peran setiap orang dan pemerintah?

Penyebab Langit Tidak Lagi Biru

Bicara tentang topik ini, pasti akan langsung ditebak jawabannya! Pasti, karena pencemaran udara. Ya, betul sekali.

Setidaknya, ada 4 faktor penyebab terjadinya pencemaran udara yaitu:

  1. Kendaraan bermotor
  2. Asap rokok
  3. Asap pabrik
  4. Limbah rumah tangga

Dilansir dari liputan 6, kota-kota besar seperti Jakarta, penyumbang terbesar polusi udara adalah kendaraan bermotor. Tingginya populasi penduduk dan aktivitas yang terjadi diwarnai kemacetan diberbagai ruas jalan, pencemaran udara tentu saja tidak bisa dihindari.

Menarik, ternyata bahan bakar yang digunakan punya andil penyebab kualitas udara buruk. 

Bahan bakar minyak (BBM) menghasilkan emisi gas buang. Beberapa polutan  yang  diemisikan  dari  knalpot  kendaraan bermotor seperti CO2, CO, NOx, HC, SOx, PM10, dan Pb.

Jika melebihi ambang batas tertentu berdampak buruk bagi kesehatan individu dan lingkungan serta secara luas perubahan iklim global.

Karena isu ini begitu penting, maka tanggal 3 Maret 2021 lalu, Kantor Berita Radio (KBR) bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengadakan webinar dan dialog publik.

Diskusi Mendorong Penggunaan BBM Ramah Lingkungan Guna Mewujudkan Program Langit Biru

program langit biru
Mengawali acara, Bapak Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI mengemukakan tujuan yang dicapai dari acara ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperluas pemberitaan tentang penggunaan BBM Ramah Lingkungan sehingga program langit biru terwujud.

Beliau menjelaskan 2 faktor yang menyebabkan program ini tidak berjalan lancar yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan pemilihan BBM yang berkualitas karena terkendala dengan stigma hemat yaitu harga murah dan inkonsistensi pemerintah terhadap program tersebut padahal telah digaungkan sejak 25 tahun silam, oleh Kementrian LH via Permen LH No. 15 Tahun 1996 dan Kepmen LH No. 141/2003, yang mengatur emisi gas buang pada ranmor (BBM standar Euro 2).

Namun, sepertinya program itu seperti jalan di tempat.

Program Langit Biru Apa Sih?

Program langit biru adalah upaya untuk mengantisipasi adanya krisis lingkungan, khususnya polusi udara yang disebabkan barang tidak bergerak dan barang bergerak termasuk kendaraan bermotor.

Kendaraan bermotor di Indonesia lebih 85% BBM yang digunakan energi fosil yang mempunyai dampak sangat serius bagi lingkungan dan kesehatan.

Berikut beberapa bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di Indonesia:

  1. Oktan Premium 88
  2. Oktan Pertalite 90
  3. Oktan Pertamax 92
  4. Oktan Pertamax Turbo 98
  5. Oktan Pertamax Racing 100

Setiap jenis BBM ini memiki nilai oktan atau Research Octane Number (RON) yang berbeda. Tinggi rendahnya oktan BBM berpengaruh pada kendaaraan dan lingkungan. Artinya semakin tinggi nilai oktan BBM semakin baik.

5 Manfaat BBM Beroktan Tinggi 

Memilih BBM beroktan tinggi sebenarnya adalah pilihan yang bijak! 

Mengapa? 5 alasan berikut ini ya!

1. Lebih Ramah Lingkungan

BBM beroktan rendah cenderung menghasilkan asap yang pekat karena bahan bakar yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan mesin. Sementara, BBM oktan tinggi mengandung olefin, aromatik, dan kadar benzena rendah sehingga lebih mudah dicerna mesin sehingga pembakaran menjadi sempurna. Hasilnya, asal yang keluar menjadi lebih ramah lingkungan.

2. Kinerja Mesin Lebih Enteng

Saat menggunakan BBM beroktan tinggi, mesin lebih mudah mencerna bahan bakar dengan demikian tarikan mesin lebih ringan dan pengguna kendaraan juga lebih nyaman.

3. Memperpanjang Umur Mesin

Karena mesin bekerja optimal maka akan mempengaruhi setiap komponen mesin lebih terjaga. Akibatnya, umur mesin lebih panjang dibanding ketika menggunakan BBM oktan rendah.

4. Jarak Tempuh Semakin Jauh

Karena power kendaraan terjaga terutama mesin yang bekerja optimal dan ringan maka jarak tempuh kendaraan juga berpengaruh bukan? Kendaraan bisa diajak menempuh hingga ratusan kilometer tanpa kendala,.

5. Lebih Ramah Kantong

Nah, ini yang mungkin menjadi salah pemahaman kita sebagai pengguna kendaraan selama ini. Kita kadang berpikir perlu berhemat dengan membeli atau menggunakan BBM beroktan rendah seperti Premium atau Solar. Padahal kalau disimak penjelasan di atas justru sebaliknya yang kita dapatkan. Pemborosan!

Jika dibandingkan dengan BBM dengan harga subsidi, BBM dengan oktan tinggi memang lebih mahal.

Tapi justru menghemat pengeluaran. Menggunakan BBM oktan tinggi membuat mesin lebih bersih sehingga berumur panjang, sehingga biaya kontrol mesin akan menjadi berkurang. Jadi manfaatnya jangka panjang bukan?

6 Cara Mendukung Program Langit Biru

Setelah mengetahui apa dampak buruk akibat dari menggunakan bahan bakar kendaraan yang berkualitas buruk maka tentu saja kita perlu bertindak untuk mencegahnya, bukan?

Kalau begitu, apa yang bisa kita lakukan? 

1. Segera Beralih Menggunakan BBM Ramah Lingkungan

Ubah cara berpikir kita tentang murah berarti hemat. Sekarang, kalah beli menang pakai. Walapun sebenarnya, dalam jangka panjang manfaat yang didapatkan lebih banyak bagi kesehatan, keuangan, kendaraan kita sendiri maupun bagi lingkungan.

2. Gunakan Kendaraan Umum, Jalan Kaki atau Bersepeda Saat Beraktivitas

Untuk memiminalkan penggunaan BBM gunakan tranportasi umum, selain mengurangi kemacetan juga menghemat pengeluaran kan?

Jika memungkinkan, jalan kaki atau gunakan sepeda saat berkegiatan, menngurangi polusi udara juga baik bagi kesehatan.

3. Jangan Membakar Sampah

4. Tanam Tanaman Penangkal Polusi

Beberapa tanaman seperti lidah buaya, lidah mertua , sirih gading, melalui pori-pori bisa menyaring polutan udara. Selain itu dapat menambah keasrian lingkungan rumah.

5. Menghemat Listrik

Gunakan listrik secara tepat dan matikan jika tidak digunakan, karna saat ini pembangkit listrik masih banyak menggunakan bahan bakar minyak dan batubara, salah satu penyebab pencemaran udara.

6. Sebarkan informasi Bermanfaat ini

Membagikan informasi pentingnya program langit biru dan mengedukasi masyarakat terutama orang terdekat seperti tetangga, saudara atau bahkan media sosial karena program ini akan segera terwujud jika dilakukan secara bersama-sama.

Disisi lain, pemerintah dan pemangku kepentingan juga konsisten untuk mewujudkan apa yang telah disepakati dan mengambil setiap kebijakan dengan memperhatikan kepentingan seluruh warga negara.

Semoga impian memiliki langit biru, segera menjadi kenyataan!


















14 komentar untuk " Dukung Program Langit biru dengan Menggunakan BBM Ramah Lingkungan, Yuk!"

  1. Kita semua kudu dukung program Langit Biru ini yaaa
    demi kondisi planet Bumi yg makin nyaman untuk dihuni
    Yuk lahh, pakai BBM yg ramah lingkungan!

    BalasHapus
  2. Program baik harus kita dukung, sebisa kemampuan kita ya Mbak Yanti.

    BalasHapus
  3. Apakah misalnya kalau kebanyakan kendaraan beralih ke BBM ramah lingkungan, maka benar2 bisa mengurangi polusi udara ya?

    Karena untuk di perkotaan dan daerah industri pasti langit terlihat beda banget yaa tidak biru cerah seperti yang seharusnya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minimal bisa mengurangi mba, lagi pula pemakaian BBM ramah lingkungan juga baik buat memperpanjang usia mesin kendaraan kita

      Hapus
  4. Meski harga pertamax dengan jenisnya lebih mahal dibandingkann pertalite membuat efek ke pengguna dan lingkungan

    BalasHapus
  5. harus selalu disuarakan ya program langit biru ini

    karena demi memenuhi tuntutan masyarakat, pemerintah terpaksa menyediakan premium beroktan 88 yang sudah tidak diperoduksi negara lain

    BalasHapus
  6. Aaaah jadi ingat Bosco Verticale di Milan Italia, yang dirancang sebagai rumah bagi pepohonan yang juga menampung manusia dan burung.

    menara ini memiliki total 800 pohon! Jadi tanaman dan pepohonan itu tidak memantulkan atau memperbesar sinar matahari.

    Hebatnya si arsitek merancang dan menciptakan iklim mikro internal yang ramah tanpa efek berbahaya pada lingkungan. Konon, tanaman tanaman di gedung ini mengatur kelembapan, menghasilkan oksigen, dan menyerap CO2 dan mikropartikel! Kalau ada di rumahku di Tangerang, pastilah aku akan jaraaaang sekali menyalakan air conditioner.

    BalasHapus
  7. Sangat mendukung dengan program Langit Biru ini demi terciptanya lingkungan yg bersih dan bumi kita yg semakin sehat.
    Memang sekarang banyak disarankan semuanya kembali ke alam ya. Demi menjaga kehidupan yg lebih baik

    BalasHapus
  8. Ada sejumlah solusi untuk kembali mendapatkan langit biru. Salah satunya program BBM Ramah Lingkungan ini, tinggal kita mendukung penuh, mempraktekkan 6 cara jitu di atas, dan semoga terus berkelanjutan sampai langit biru tiap hari bisa kita lihat :)

    BalasHapus
  9. Sebenarnya kalau masyarakat kita kompak beralih bbm ramah lingkungan bisa membantu dalam pelestarian lingkungan ya mbak. Semoga langit di dunia manapun tetap biru

    BalasHapus
  10. Program yang bagus banget karena efeknya akan berkepanjangan. Tidak hanya untuk kesehatan tapi juga keterbelangsungan lingkungan dalam alam semesta. Effortnya juga luar biasa ini karena tidak gampang memberikan edukasi yang jujur masih terkendala dengan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.

    BalasHapus
  11. aku sudah beberapa kali memanfaatkan program langit biru di surabaya
    Langit biru ini mendukung masyarakat untuk menggunakan BBM Ramah Lingkungan

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan komentar dengan bijak dan sesuai topik bahasan. Terimakasih!