6 Cara Menangani Anak Suka Berbohong

Hi, Sobat Blogger!

Apakah anak Sobat di rumah sering berbohong? Atau ada anak teman yang suka berbohong? Pasti sebagai orang tua, perasaan kita akan kaget bercampur kesal. Kaget karena Sobat tak pernah mengajarkan sikap tidak terpuji itu dan itu membuat kesal. Mengapa bisa berbohong? Bagaimana cara mengatasinya? dan masih banyak pertanyaan di benak Sobat.

5 Cara Mengatasi Anak Suka Berbohong

Tenang, dari pada buru-buru marah, sebaiknya Sobat mencari tahu terlebih dahulu latar belakang dan cara menanganinya. Satu fakta yang perlu kita ketahui bahwa tidak ada satu pun anak yang lahir dengan sifat pembohong.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua

1. Cobalah Pahami Kenapa Si Anak Berbohong

Apakah karena  takut dihukum?  Tidak mau mengecewakan Sobat? Atau, belum mengerti perbedaan antara khayalan dan kenyataan karena dia masih kecil, sehingga dia suka mengarang cerita untuk mengesankan orang lain? Dengan tahu penyebab dia berbohong,  akan lebih muda mengatasinya.

2. Gunakan Pernyataan dari pada Pertanyaan

Contohnya, dari pada menanyakan,”Kamu yang memecahkan piring itu, ya?” Otomatis anak akan menyangkalnya untuk membela diri. Sebaiknya, sebagai orang tua bertanya dengan tegas,” Aduh, kamu pecahkan piringnya!”  Dengan begitu, si anak tidak bisa mengelak dan membiasakan dia berkata jujur.

3. Berikan Pujian saat Ia Berupaya Berkata Jujur

Pada dasarnya, anak sangat ingin menyenangkan hati orang tuanya. Jadi, Sobat bisa memanfaatkan hal itu. Sobat bisa bilang,”Mama dan papa, bangga padamu, karena kamu mau mengakui kesalahanmu, meskipun kamu tahu kalau kamu akan dihukum karena bicara jujur.” Berikan pujian atas upayanya, kalau hanya memuji jujur saja, bisa jadi dia hanya akan berbuat jujur di depan orang tuanya saja, tapi di belakang tidak. Namun, kalau upayanya yang dipuji, kemungkinan dia akan tetap berlaku jujur kapan dan dimana pun.

4. Jelaskan Padanya Manfaat Kalau Dia Berkata Jujur

Anak lebih mudah mengikuti jika tahu sebab-akibat  dari setiap tindakannya. Katakan bahwa jika kita sekali berbohong, orang lain susah percaya kepada kita dan butuh waktu lama untuk memperbaikinya. Bisa juga ajak anak nonton film Big Fat Liar, Home Alone, diskusikan pelajaran apa yang ditarik  sehubungan kejujuran kepadanya.

5. Jadilah Teladan  

Jangan pernah berharap anak akan berkata jujur,  jika Sobat sendiri kadang-kadang suka berkata bohong. Misalnya, jika Sobat hendak menghindari orang yang mau berkunjung ke rumah, dengan berpesan,”Kalau Tante Via datang, bilang saja Mama pergi,” sementara Sobat sedang tidur-tiduran di kamar. Anak adalah peniru yang ulung, apa yang Sobat lakukan, itulah yang mereka tiru.  

6. Hypnoparenting

Sugesti positif, berupa kata-kata positif yang diucapkan dengan intonasi yang rendah saat kondisi anak berada pada gelombang pikiran alpha dan theta, biasanya waktu anak menjelang tidur. Cara ini terbukti efektif, berdasarkan pengalaman nyata. Kisahnya bisa dibaca di sini.

Anak dibisikan bahwa jujur adalah sifat terpuji dan manfaatnya sangat banyak, dengan harapan sugesti positif ini tertanam dalam pikiran bahwa sadar si anak. Hanya saja, orang tua perlu berhati-hati dalam memilih kata-kata yang disampikan, sebab jika salah akibatnya bisa jadi bumerang bagi orang tua maupun si anak itu sendiri.


Ya, mengajar anak untuk selalu jujur, bukanlah hal mudah, tapi juga, bukan hal sulit. Jadi jangan panik!

Anak berbohong bukan berarti moralnya akan segera rusak. Tapi, dengan menangani lebih dini,  akan lebih mudah untuk memperbaikinya. Lebih cepat lebih baik. Jadi, cara Sobat menanggapinya sangatlah penting!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "6 Cara Menangani Anak Suka Berbohong"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel